Distribusi Donasi Menjemput Ramadhan 2017 aMuslima: Senyuman Warti & Fatimah Kala Mencoba Jilbab

Distribusi Donasi Menjemput Ramadhan 2017 aMuslima: Senyuman Warti & Fatimah Kala Mencoba Jilbab

Senyum lebar mengembang di bibir Warti dan Fatimah ketika menerima bingkisan yang dikemas dalam tas kain berwarna hijau muda. Seolah tak sabar membukanya di rumah,  dua perempuan lanjut usia tersebut mengeluarkan isi bingkisan lalu membuka plastik yang berisi jilbab.

Sambil melempar senyum ke arah saya, Warti dan Fatimah menjajal jilbab yang mereka terima. Setelah memakai jilbab mereka berceloteh “Jilbabnya bagus, ada pitanya.” Warti dan Fatimah merupakan warga dusun Ngadipuro,  Desa Ngadipuro, dua di antara 150 warga di sejumlah desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang menerima bingkisan mukena dan jilbab dari program Menjemput Ramadhan 2017 yang digelar aMuslima.

Donasi dari para donatur aMuslima didistribusikan ke dua daerah yaitu Kecamatan Dukun, Magelang dan Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, Rabu (24/5/2017). Tim aMuslima berangkat dari Solo menuju Desa Ngadipuro, sekitar pukul 09.00 WIB. Karena ada perbaikan jalan di sejumlah ruas jalan Solo-Jogja, perjalanan menjadi lebih lama dari yang diperkirakan.

Kami sampai di rumah Ustaz Zulkarnain tepat saat azan Zuhur usai berkumandang. Siang itu matahari bersinar terik namun hawa tidak terasa gerah karena suhu sejuk pegunungan di Desa Ngadipuro yang lokasinya berada di lereng Merapi.

Semilir angin dan asrinya pemandangan membuat waktu tak terasa berlalu saat kami menunggu kedatangan Ustaz Zulkarnain dari melaksanakan salat Zuhur berjamaah di Masjid Abdurrahman Ihsan yang lokasinya hanya 200 meter dari rumah Ustaz Zulkarnain.

Ustaz Zulkarnain merupakan relawan dakwah yang membina warga muslim di sejumlah desa di Kecamatan Dukun. Dalam dakwah menyiarkan Islam di lereng Merapi, Ustaz Zulkarnain didampingi istrinya dan dibantu empat ustaz muda.

Melihat tim aMuslima menunggu di depan rumah, Ustaz Zulkarnain dan istri serta para ustaz muda bergegas menghampiri dan membukakan pintu rumah. Tak mau membuang waktu semua barang donasi dimasukkan ke dalam rumah dan segera dibagi dan dikemas dalam tas kain berwarna hijau.

Salah satu ustaz muda dan warga mengangkut jilbab untuk didistribusikan kepada warga muslim di sejumlah desa di Kecamatan Dukun, Magelang.

Pembina warga muslim di Kecamatan Dukun,Ustaz Zulkarnain (paling kiri) bersama istri dan para ustaz muda mengemas mukena dan jilbab dalam tas kain sebelum dibagikan ke warga.

Mengingat banyak jamaah perempuan yang masih berdiam di Masjid Abdurrahman Ihsan selepas salat Zuhur, ustaz Zulkarnain dan istri serta saya bergegas membawa bingkisan mukena dan jilbab untuk dibagikan. Saya menyalami semua jamaah lalu duduk bersimpuh bersama mereka. Kebanyakan dari mereka perempuan lanjut usia dan ada beberapa perempuan setengah baya.

“Jamaah perempuan yang aktif salat lima waktu di masjid ini ada sekitar 20 orang. Alhamdulillah kami mengikuti sejumlah kegiatan yang bermanfaat seperti kajian tafsir Alquran dan tahsin Alquran,” cerita salah satu jamaah, Warni, saat berbincang dengan aMuslima.

Warga  penerima donasi paket mukena dan jilbab di Dusun Ngadipuro dan Dusun Candi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Di beberapa dusun dan desa di Kecamatan Dukun, jumlah warga muslim cenderung minoritas. Ustaz Zulkarnain dan para ustaz muda dari Relawan Dakwah Merapi mengabdikan diri mereka membina para warga muslim di lereng Merapi melalui berbagai kegiatan yang memperkuat iman Islam seperti salat berjamaah di masjid, kajian tafsir Alquran dan mengajak warga mengaji bersama di masjid.

Anak-anak di Dusun Ngadipuro, Desa Ngadipuro, Kecamatan Dukun, Magelang, yang aktif mengaji di Masjid Abdurrahman Ihsan juga mendapatkan bantuan jilbab dan sarung.

Sementara itu, pembagian paket mukena dan jilbab berjalan seru dan diselingi canda tawa. Paket dibagikan berdasarkan data yang sudah dikumpulkan Ustaz Zulkarnain. Selain di Dusun Ngadipuro, pembagian paket mukena dan jilbab juga didistribusikan di sejumlah dusun lainnya di Kecamatan Dukun, antara lain di Dusun Diwak, Kelurahan Sumber; Dusun Candi Kelurahan Ngadipuro; Dusun Ngandong Kelurahan Ngargomulyo; Dusun Balong Kelurahan Wates dan Dusun Bendo Kelurahan Mangunsuko.

Salah satu warga Dusun Ngandong tertawa bahagia mendapatkan paket mukena dan jilbab

Paket mukena dan jilbab di Kecamatan Dukun juga diserahkan melalui para takmir masjid dan kepala dusun setempat.

Sejumlah warga di Kecamatan Dukun, Magelang, yang menerima donasi paket mukena dan jilbab dari para pembaca aMuslima.

Di hari yang sama tim aMuslima juga menyalurkan paket mukena dan jilbab serta jilbab anak dan sarung ke Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih Kulon Progo. Namun untuk pendistribusian paket donasi yang dikoordinatori salah satu warga, Wagiman, kepada warga rencana dilakukan pada 4 Juni 2017.

Paket mukena dan jilbab serta sarung yang didrop di rumah Wagiman, salah satu warga Desa Kedungsari, Kecamatan, Pengasih, Kulon Progo. Paket donasi dari para pembaca aMuslima rencananya akan didistribusikan kepada warga muslim di Kedungsari pada 4 Juni 2017.

Program Ramadhan yang digelar aMuslima untuk kali kedua ini mendapatkan respons bagus dari para donatur. Penggalangan dana yang tidak sampai dua pekan berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp56.810.600 untuk sedekah mukena dan jilbab dewasa sebanyak 420 set dan 136 jilbab anak.

Sementara dana yang terkumpul di luar paket sebesar Rp2.500.000 untuk pembelian 100 lembar sarung dewasa dan anak serta donasi susulan Rp3.000.000 untuk pembelian 60 sarung.

Sebanyak 150 set mukena dan jilbab dewasa, 46 jilbab anak, 45 sarung dewasa dan lima sarung anak disalurkan ke warga muslim di Kecamatan Dukun. Sementara 270 set mukena dan jilbab dewasa, 90 jilbab anak, 65 sarung dewasa serta 45 sarung anak disalurkan ke Desa Kedungsari.

Terima kasih kepada semua donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berpartisipasi dalam program Inspiring Action aMuslima. Semoga Allah SWT memberkahi kita semua.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ ۗ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” (QS:Al Baqarah 254)

Aeranie Nur Hafnie

Dunia jurnalistik pernah ditekuni perempuan yang akrab disapa Ranie selama 10 tahun. Alumnus Ilmi Komunikasi FISIP UNS ini pernah menjadi jurnalis surat kabar di Solo dari tahun 2004 hingga 2015. Dia suka travelling dan selalu terpesona dengan keindahan pantai, alam bawah laut dan senja.

Comment ( 1 )
  1. Wagiman
    May 30, 2017 at 5:38 am

    Terima kasih kami sampaikan ke Para Donatur, semoga mendapat ridho alloh swt. support dalam bentuk apappun sangat membantu kami untuk berusaha mempertahankan dan mengembangkan islam di kedungsari.

Related Posts