Tips Memulai Bisnis Online Shop Tanpa Modal

Tips Memulai Bisnis Online Shop Tanpa Modal

Menjamurnya online shop atau toko online seperti sekarang ini tak terlepas karena kemudahan dalam memulai bisnis tersebut. Bahkan tanpa modal stok barang seseorang bisa menjalankan usaha ini. Asalkan memiliki gawai atau laptop plus koneksi internet, semua orang bisa memulai bisnis online shop tanpa modal.

Namun bukan berarti memulai bisnis online shop tanpa modal semudah membalikkan telapak tangan. Butuh upaya, kerja keras, keuletan, komunikasi yang baik dengan pihak lain serta doa agar bisnis online shop bisa berjalan. Berikut beberapa tips memulai bisnis online shop tanpa modal.

1. Pemilihan Produk

Sebelum memulai bisnis online shop sangat penting menentukan produk yang akan dijual. Usahakan pilih produk yang spesifik dan fokus pada satu produk tersebut. Hal ini akan memudahkan orang mengenal online shop Anda. Selain itu memudahkan Anda dalam menentukan target konsumen. Misalnya fashion muslim anak, fashion muslim dewasa, fashion muslim syar’i, perlengkapan tidur bayi, mainan edukatif untuk anak, dan lain-lain.

2. Kerja Sama dengan Produsen/Agen/Toko

Jalin kerja sama dengan produsen/agen/toko yang memproduksi atau memiliki stok barang sesuai dengan produk yang Anda jual. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah menjadi reseller produk tertentu atau toko tertentu. Sebagai reseller Anda membeli barang dari produsen/agen/toko dan Anda yang mengirim sendiri barang tersebut ke konsumen.

Anda juga bisa menjadi dropshipper produk/toko terentu. Disini Anda hanya berperan sebagai makelar produk sementara barang dikirim oleh produsen/agen/toko dengan nama pengirim menggunakan online shop milik Anda.

3. Pembayaran Dimuka

Terapkan sistem pembayaran dimuka sebelum barang dikirim. Dengan menerima pembayaran diawal bisa Anda jadikan modal untuk membeli barang yang dipesan konsumen. Jika online shop Anda memproduksi barang sendiri maka pembayaran dimuka bisa digunakan untuk modal membeli bahan dan ongkos produksi. Hampir semua online shop menerapkan sistem pembayaran dimuka seperti ini.

4. Made by Order

Menjual barang dengan sistem made by order atau dibuat berdasarkan pesanan menjadi salah satu cara jitu jika Anda tidak memiliki stok barang dan tidak melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam pengadaan barang yang dijual. Sistem made by order ini cocok digunakan untuk online shop yang menjual produk hand made dan custom produk seperti kerajinan tangan, bantal lucu, bedding set, kaos keluarga atau couple, lukisan karikatur, kue kering dan lain-lain.

Namun jika Anda tidak memiliki modal untuk produksi awal maka Anda bisa menjadi reseller produk lain terlebih dahulu sebelum Anda memproduksinya sendiri.

5. Bangun &Jaga Kepercayaan

Dalam bisnis online kepercayaan dari konsumen menjadi hal utama. Oleh karena itu sangat penting pemilik online shop mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Hal pertama yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan dari pelanggan adalah dengan memberikan pelayanan yang memuaskan. Misalnya cepat merespons pesan dari pelanggan, sabar dalam menangani pelanggan, produk yang dikirim sesuai dengan keterangan produk yang diunggah di online shop, barang pesanan selesai sesuai jadwal, barang segera dikirim agar cepat diterima pelanggan.

Contoh testimoni dari pelanggan.

Contoh testimoni dari pelanggan.

Ketika pelanggan puas dengan pelayanan Anda maka mereka akan dengan senang hati memberikan testimoni yang bagus mengenai online shop Anda. Mereka juga tidak akan segan ikut mempromosikan online shop Anda di akun sosial pribadi atau memberikan testimoni bagus di berbagai forum online. Tetimoni dari para pelanggan yang puas ini bisa diunggah ke online shop Anda sehingga orang akan memercayai online shop Anda bisa dipercaya dan memiliki reputasi baik.

Dan jangan lupa sertakan doa disetiap usaha Anda. Semoga Allah SWT memudahkan usaha yang Anda rintis. Selain itu jangan lupa sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk disedekahkan. Semoga bermanfaat.

Aeranie Nur Hafnie

Dunia jurnalistik pernah ditekuni perempuan yang akrab disapa Ranie selama 10 tahun. Alumnus Ilmi Komunikasi FISIP UNS ini pernah menjadi jurnalis surat kabar di Solo dari tahun 2004 hingga 2015. Dia suka travelling dan selalu terpesona dengan keindahan pantai, alam bawah laut dan senja.

Related Posts