Wanita yang Tak Mampu Berpuasa

Wanita yang Tak Mampu Berpuasa

Islam memberikan keringanan bagi orang yang telah lanjut usia (atau tidak mampu) untuk tidak menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan dan menggantinya dengan membayar fidyah atau memberi makan orang miskin. Seperti yang diriwayatkan oleh Salamah bin Al-Akwa setelah turunnya surat Al Baqarah 184 yang artinya,

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankan puasa (jika mereka tidak menjalankan puasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.

Ayat lain disebutkan pula akan kewajiban membayar fidyah,

Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu (Hadits Riwayat Jama’ah selain Ahmad).

Dari Atha, bahwa ia pernah mendengar Ibnu Abbas membaca,

Ibnu Abas mengatakan: ayat ini tidak mansukh karena ia ditujukan kepada orang yang sudah lanjut usianya dan wanita yang tak mampu berpuasa. Maka bolehlah ia memberi makan (Hadith riwayat Bukhari).

Terdapat perbedaan pendapat apakah orang yang sudah tua wajib memberi makan orang miskin.  Seperti yang diriwayatkan Ibnu Abbas bahwa dia pernah mengatakan,

Bagi orang tua yang lanjut usianya ada keringanan untuk tidak berpuasa lalu memberi makan kepada seorang miskin saban hari dan tidak wajib qadha (hadith riwayat Ad-Daruquthni dan Al Hakim, menurut keduanya berita ini shahih).

 

Wallahu A’lam

Sumber: Fiqih Wanita, Ibrahim Muhammad Al-Jamal

Delina Partadiredja

Menulis sudah menjadi bagian hidupnya sejak masih duduk di bangku SD. Mulai SMA, Delina aktif menyumbangkan tulisannya di majalah sekolah dan majalah dinding. Setelah lulus SMA, Delina melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi, UGM Yogyakarta, kemudian MBA Finance di University of Leicester. Dunia jurnalistik dipelajari secara otodidak dan langsung terjun membuat tabloid saat masih kuliah berkolaborasi dengan teman-teman yang memiliki hobi yang sama. Delina sempat aktif menulis di Eramuslim.com, beberapa buku antologi telah diterbitkan seperti Menembus Batas Logika (eramuslim), Sedekah Senyum (bersama dengan Asma Nadia dan diterbitkan oleh Republika), dan the Muslimah Speaks (Mindswork Publishing). Kini Delina tinggal di Saudi Arabia. Bersama partnernya Gemi Hartojo dan didukung oleh para penulis yang berasal dari banyak negara membesarkan amuslima.com versi Bahasa Inggris serta indo.amuslima.com. Email: delina@amuslima.com FB: Delina Partadiredja Twitter: DelinaDelina Linkedln: Delina Partadiredja Skype: Delina Partadiredja

Related Posts