Yuk Mengenal Jenis Kain Sprei

Yuk Mengenal Jenis Kain Sprei

Suasana dan tempat yang nyaman biasanya akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Pemilihan kain sprei yang tepat menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan kenyamanan tempat tidur yang bisa membuat tidur semakin pulas.

Kain sprei memiliki berbagai macam jenis bahan, kualitas dan harga. Ada yang bahannya sama namun kualitasnya berbeda. Saat masih berkecimpung dalam bisnis bedding set saya mendapatkan pengetahuan mengenai jenis kain sprei saat berburu bahan untuk baby bedding set. Nah biar tidak salah memilih, yuk mengenal jenis kain sprei yang nyaman digunakan. Berikut ulasannya.

1. Katun CVC/Panca

Kain Katun CVC.

Kain Katun CVC.

Katun CVC merupakan jenis kain katun lokal dengan komposisi bahan 65%-75% katun dan 25%-35% viscose/polyester. Jenis kain ini banyak digunakan masyarakat karena kainnya cukup nyaman, lembut, adem, tidak berpasir dan tidak berbulu serta tidak mudah luntur. Lebar kain 240cm. Corak dan motif kain CVC sangat beragam dan menarik. Selain itu harga kain CVC yang sering juga disebut katun korea ini juga sangat terjangkau.

2. Katun Catra

Kain katun catra.

Kain katun catra.

Jenis kain ini berada satu tingkat di atas katun CVC/panca karena komposisi bahannya 80% katun dan 20% polyester. Karakteristik kain catra sedikit lebih halus dan lembut dari katun CVC/panca dengan harga yang sedikit lebih mahal. Pilihan corak dan motif kain catra juga sangat banyak dan menarik dengan lebar kain 240cm.

3. Katun Jepang

Kain katun jepang

Kain katun jepang

Katun jepang merupakan katun impor dan biasanya terdapat tulisan huruf kanji di tepi kainnya. Katun jepang sangat lembut, dingin, mudah menyerap keringat, halus dan merupakan jenis katun terbaik dengan komposisi 90-95% katun. Teksturnya sedikit licin dan warnanya juga tidak mudah pudar namun warnanya tidak seterang kain katun lokal. Pilihan motif dan coraknya tidak sebanyak katun lokal dan bahannya lebih mudah kusut jika dibandingkan katun CVC/panca dan catra. Harganya menengah dengan lebar kain 250cm.

4. Jacquard (King Koil)/Dolby

Kain jacquard/king koil/dolby.

Kain jacquard/king koil/dolby.

Orang lebih mengenal kain jacquard dengan sebutan king koil. Kain jacquard dan dolby merupakan jenis kain impor berkualitas dengan komposisi 100% katun. Jenis kain ini sering dipakai untuk bedding set di hotel. Karakteristik kainnya cukup tebal, mudah menyerap keringat, sangat nyaman, teksturnya lembut dan dingin serta ada kesan licin/mengkilap. Namun motif dan corak kain jacquard/king koil/dolby kurang variatif, biasanya hanya berupa salur, kotak, garis dan ornamen. Tapi motif emboss dan karakter bahannya yang mengkilap di kain ini lah yang membuat kain jacquard/king koil/dolby terkesan mewah.

5. Jacquard Sutera/King Koil Sutera

Kain jaquard sutera/king koil suter/tencel.

Kain jaquard sutera/king koil suter/tencel.

Kain ini sering disebut dengan kain tencel atau kain sutera. Kain ini merupakan perpaduan antara kain jacquard dan sutera. Karakteristik bahannya sudah pasti sangat lembut dan sangat nyaman. Seperti halnya kain king koil, pilihan motif kain jacquard sutera juga terbatas. Harga kain king koil sutera cukup tinggi dengan lebar kain 250-260cm. Karakteristik bahan yang glossy membuat kain ini tampak mewah dan elegan.

6. Tencel Organik

Kain tencel organik/sutera organik.

Kain tencel organik/sutera organik.

Ini dia kain sprei kualitas paling wahid. Sebutan lain dari kain ini adalah sutera organik. Kain tencel organik terbuat dari serat bambu organik. Teksturnya super lembut dan halus, adem, sangat menyerap keringat dan tentunya sangat nyaman serta penampakannya sangat eksklusif dan elegan. Kain tencel organik memiliki lebar hingga 300cm.

Aeranie Nur Hafnie

Dunia jurnalistik pernah ditekuni perempuan yang akrab disapa Ranie selama 10 tahun. Alumnus Ilmi Komunikasi FISIP UNS ini pernah menjadi jurnalis surat kabar di Solo dari tahun 2004 hingga 2015. Dia suka travelling dan selalu terpesona dengan keindahan pantai, alam bawah laut dan senja.

Related Posts