Jurus Ampuh Mendapatkan Beasiswa S2

Jurus Ampuh Mendapatkan Beasiswa S2

Melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana pastinya membutuhkan dana cukup besar. Apalagi jika mengambil pendidikan S2 di luar negeri. Namun menempuh pendidikan S2 bisa kok tanpa mengeluarkan biaya jika mendapatkan beasiswa. Dengan tekad kuat tidak sulit loh mendapatkan beasiswa S2.

Menuntut ilmu merupakan sebuah kewajiban bagi muslim maupun muslimah. Dalam pandangan Islam, menuntut ilmu memiliki banyak keutamaan. Bahkan Allah SWT berjanji akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Seperti yang tertuang dalam firman Allah di Alquran surat Al Mujadilah ayat 11:

“…┬áDan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Jadi selama mampu tuntutlah ilmu setinggi mungkin. Soal kendala biaya untuk menempuh pendidikan S2 bisa diatasi dengan mendapatkan beasiswa. Sekarang ini tersedia banyak sekali beasiswa yang ditawarkan oleh lembaga pemerintah, universitas maupun berbagai yayasan dan juga berbagai lembaga donor luar negeri. Peluang mendapatkan beasiswa S2 pun sangat terbuka lebar.

Salah satu penerima beasiswa unggulan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Heriyono Adi Anggoro, mengatakan beasiswa S2 Hukum Bisnis di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang didapatkannya berawal dari informasi di sebuah kolom surat kabar nasional. “Agar bisa mendapatkan beasiswa memang harus rajin mencari informasi, termasuk membaca,” ujar Aan, sapaan akrabnya.

Aan mengaku rajin mencari informasi beasiswa melalui website. “Tapi saat itu saya justru mendapatkan informasi beasiswa S2 Hukum Bisnis saat membaca kolom di sebuah surat kabar. Saya pun mendaftar dan melampirkan berbagai dokumen akademik yang dibutuhkan,” terangnya.

Dia mengaku saat itu dipermudah melalui berbagai tahapan untuk mendapatkan beasiswa. Jika biasanya harus melampirkan dokumen TOEFL, TOEFL ITP (universitas dalam negeri) maupun IELTS (universitas luar negeri) saat mendaftar, saat itu Aan melampirkan dokumen kecakapan bahasa Inggris saat sudah memasuki tes seleksi.

“Setelah lolos screening administrasi saya baru mengikuti tes TOEFL di mana tesnya yang menyelenggarakan pihak UGM. Jadi lampiran kecakapan bahasa Inggris diperoleh saat ikut tes seleksi penerima beasiswa tersebut,” ujarnya.

Nah mendapatkan beasiswa S2 sebenarnya tidak sulit kan asalkan ada kemauan, mau berusaha dan memiliki komitmen besar untuk melanjutkan studi magister dengan menggunakan beasiswa. Disini saya merangkum beberapa jurus ampuh mendapatkan beasiswa S2:

1. Rajin Mencari Informasi

Rajin-rajinlah browsing beasiswa di internet maupun membaca informasi tentang beasiswa di surat kabar. Pantau secara rutin website lembaga, universitas, yayasan dan lembaga donor yang menyediakan beasiswa. Jika ingin informasi beasiswa update tanpa browsing bisa ikuti milis beasiswa sehingga memudahkan mendapatkan informasi beasiswa terbaru.

2. Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Rajinlah berlatih menggunakan bahasa Inggris. Jika perlu ikutlah kursus sebelum mengikuti tes TOEFL atau IELTS agar hasilnya memuaskan. Sebagian besar universitas di Indonesia mensyaratkan TOEFL dengan skor antara 500-550. Tapi ada sebagian yang mematok skor TOEFL 600. Beberapa universitas dalam negeri ada pula yang mensyaratkan dokumen institusional TOEFL. Sementara universitas di luar negeri biasanya mensyaratkan IELTS dengan skor minimal 6 hingga 6.5

3. Tepat Memilih Bidang S2

Sebelum mengajukan aplikasi beasiswa penting menentukan bidang S2 yang diminati terlebih dahulu. Pilih bidang S2 yang tepat disesuaikan dengan background pendidikan S1 serta latar belakang pekerjaan yang sedang ditekuni atau pekerjaan yang akan dijalani. Peluang mendapatkan beasiswa akan semakin besar jika alasan memilih jurusan S2 yang diminati berkaitan dengan dua hal tersebut.

4. Dapatkan Letter of Acceptance

Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) atau surat telah diterima di universitas yang dituju akan memperbesar peluang mendapatkan beasiswa. Cara mendapatkan LoA bisa dilakukan dengan mendaftar secara online di universitas yang dituju. Rajinlah mencari informasi mengenai universitasnya, pahami persyaratannya dan kirimkan semua dokumen sesuai yang disyaratkan untuk memperbesar peluang diterima di universitas yang dituju.

5. Asah Kemampuan Menulis

Beberapa penyedia beasiswa meminta essay dalam syarat pendaftaran. Essay tersebut biasanya berisi tentang motivasi melanjutkan studi S2, alasan pantas mendapatkan beasiswa dan beberapa hal lain yang memberikan gambaran mengenai diri si pelamar beasiswa. Jadi rajinlah mengasah kemampuan menulis untuk menghasilkan essay yang menarik perhatian dan meyakinkan tim seleksi penerima beasiswa.

Cara untuk mendapatkan beasiswa S2 tidak rumit kan? Selamat berburu beasiswa!

Aeranie Nur Hafnie

Dunia jurnalistik pernah ditekuni perempuan yang akrab disapa Ranie selama 10 tahun. Alumnus Ilmi Komunikasi FISIP UNS ini pernah menjadi jurnalis surat kabar di Solo dari tahun 2004 hingga 2015. Dia suka travelling dan selalu terpesona dengan keindahan pantai, alam bawah laut dan senja.

Comments ( 2 )
  1. M.Marzuki
    January 11, 2016 at 3:28 pm

    SALAM..
    MBAK JURNALIS YA..?? BOLEH SHARING2 TTG ILMU KEJURNALISAN..

    • Profile photo of Aeranie Nur Hafnie
      Aeranie Nur Hafnie
      January 12, 2016 at 2:52 am

      Salam, alhamdulillah pernah jadi jurnalis pak. Insha Allah nanti saya sharing tentang pengalaman menulis jurnalistik.

Related Posts