Tips Memanfaatkan Cuka

Tips Memanfaatkan Cuka

Sebagai seorang Muslimah tentunya kita setiap hari ke dapur untuk memasak buat keluarga atau paling tidak buat diri sendiri.  Cuka, merupakan salah satu dari sekian banyak bumbu dan bahan masakan yang selalu ada di dapur kita. Manfaat cuka bisa sebagai penghilang bau amis daging atau seafood dengan cara menyirami campuran cuka dan garam, menjadikan masakan lebih nikmat dengan adanya saus campuran cuka, juga dapat sebagai penghilang racun maupun pembasmi kuman.

Banyak jenis cuka yang tersedia di pasaran, tidak hanya 1 macam yang bening tanpa warna. Beberapa jenis cuka adalah Balsamic vinegar berwarna gelap, manis, dan merupakan cuka yang mengandung gula. Balsamic vinegar biasanya digunakan untuk campuran salad, saus atau disiram di atas buah segar. Cider vinegar dibuat dari apel dan bagus untuk merendam makanan. White vinegar adalah jenis cuka yang netral dan kecut, dan diekstrak dari berbagai biji-bijian. Red atau white wine vinegar berasal dari variasi minuman anggur merah atau putih. Rice vinegar rasanya tidak semasam white vinegar dan dicampur dengan minyak wijen.

Pakar makanan halal, Dr. Anton Apriyantono, mengatakan bahwa tidak semua cuka halal dikonsumsi bagi Muslim. Menurutnya, jika cuka dibuat dari bahan-bahan halal seperti air kelapa, gula, atau malt, maka in shaa Allah tidak ada yang perlu dipertanyakan dalam proses pembuatannya. Tetapi jika cuka dibuat dari khamr seperti anggur dan cider, yaitu wine vinegar, rice vinegar, cider vinegar, dan sherry vinegar, maka seharusnya tidak dikonsumsi.

Cuka, selain bisa dikonsumsi juga dapat dimafaatkan sebagai pembersih, penghilang bau dan sebagainya seperti yang saya kutip beberapa dari vinegar tips, sebagai berikut:

  1. Campuran 2 sendok makan garam dan 1 sendok teh white distilled vinegar (cuka putih yang telah disuling) dapat digunakan untuk mengkilatkan perangkat sepuhan kuningan/chrome yang terkena jeruk nipis. Campuran antara garam (atau soda kue) dan cuka putih (porsi sama) juga dapat digunakan untuk menghilangkan noda dari kopi dan teh, noda kuningan, tembaga, dan timah.
  2. Kain yang telah dibasahi cuka dapat dipakai untuk membersihkan dan menghilangkan bau yang tidak sedap di kotak makanan berbahan plastik.
  3. Untuk membersihkan saluran pipa air, tuangkan 1 gelas soda kue kemudian 1 gelas cuka panas yang telah disulling, tunggu 5 menit atau lebih lalu tuangkan air panas ke dalam pipa. Jangan lupa untuk membaca bismillah sebelum menuangkan air panas ke dalam saluran pipa.
  4. Cairan pembersih juga dapat dibuat sendiri dengan mencampurkan ¼ gelas soda kue dan 1 sendok makan deterjen cair, tambahkan secukupnya cuka putih yang telah disuling hingga campuran menjadi kental dan creamy.
  5. Dengan campuran ½ gelas soda kue dan ½ gelas cuka putih (yang telah disuling) panas bermanfaat untuk menghilangkan bau tong sampah. Diamkan selama 5 menit kemudian siram tong sampah dengan air panas. Dapat juga dengan es batu dari cuka putih. Taruh es cuka ke dalam tong sampah sementara disiram dengan air dingin.
  6. Campuran dengan porsi sama antara cuka putih dan air dalam mangkuk yang aman untuk microwave, dapat digunakan untuk membersihkan microwave dan menghilangkan bau bila mangkuk yang berisi campuran cuka dan air tersebut dimasak dalam microwave. Campuran yang sama juga dapat dipakai untuk membersihkan rak dan dinding kulkas, mini blinds/tirai (gunakan air hangat sebagai campuran).
  7. Kain yang telah dibasahi cuka putih dapat dipakai untuk membersihkan bagian atas kulkas, jendela oven (diamkan 15 menit dalam kondisi pintu oven terbuka sebelum kemudian dibersihkan dengan busa), dan perangkat berbahan kaca.
  8. Busa yang telah direndam dalam cuka putih yang telah disuling bermanfaat untuk menghilangkan bau oven sebagai bilasan terakhir.
  9. Dengan menempatkan 1 lembar roti yang sudah direndam cuka ke dalam tempat makanan keluarga anda, dapat menghilangkan bau bila roti bercuka tersebut dibiarkan semalaman.
  10. Untuk mengusir semut, serangga, tikus bisa dengan cara menyemprotkan cuka di tempat yang biasa dilalui binatang tersebut. Sementara untuk mengusir lalat buah, anda dapat meletakkan piring yang berisi cuka putih yang telah disuling.

Selamat mencoba!

Foto: wikihomeNutrition

Delina Partadiredja

Menulis sudah menjadi bagian hidupnya sejak masih duduk di bangku SD. Mulai SMA, Delina aktif menyumbangkan tulisannya di majalah sekolah dan majalah dinding. Setelah lulus SMA, Delina melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi, UGM Yogyakarta, kemudian MBA Finance di University of Leicester. Dunia jurnalistik dipelajari secara otodidak dan langsung terjun membuat tabloid saat masih kuliah berkolaborasi dengan teman-teman yang memiliki hobi yang sama. Delina sempat aktif menulis di Eramuslim.com, beberapa buku antologi telah diterbitkan seperti Menembus Batas Logika (eramuslim), Sedekah Senyum (bersama dengan Asma Nadia dan diterbitkan oleh Republika), dan the Muslimah Speaks (Mindswork Publishing). Kini Delina tinggal di Saudi Arabia. Bersama partnernya Gemi Hartojo dan didukung oleh para penulis yang berasal dari banyak negara membesarkan amuslima.com versi Bahasa Inggris serta indo.amuslima.com. Email: delina@amuslima.com FB: Delina Partadiredja Twitter: DelinaDelina Linkedln: Delina Partadiredja Skype: Delina Partadiredja

Related Posts